Sebuah Ingatan

Wahai istriku, ketika sebuah keputusan yang kita buat, berarti kita harus siap lahir dan bathin untuk menerima resiko dan semua hal yang akan berlaku setelah keputusan itu diambil.

Wahai istriku engkau tahu bahwa saya adalah seorang yang pantang dan takkan menyerah dengan suatu masalah, saya yang dulu engkau kenal dengan seseorang yang sabar dan tegar dalam hadapi segala permasalahan. tapi…., tidak dengan hal yang berlaku dengan masalah kita saat ini.

aku terasa lemah dan tak berdaya, tapi aku harus merelakan dan harus menjalankannya. Keputusan yang kamu ambil saya yakin itu adalah sebuah keputusan yang sudah engkau pikirkan secara cernat dan teliti.

oleh karena itu aku hanya ingin berpesan, dekatkan diri pada Allah SWT, jalankan perintahnya dan jauhkan segala larangannya.

Iklan